Ziferblat, Cafe yang bayarnya per menit

Apa yang terpikir di benak anda ketika mendengar ada Cafe yang bayarnya berdasarkan menit?? wah kebangetan banget ya masa tiap menit disuruh bayar, eittss ternyata ada lo cafe model gini di Inggris sana. Namanya Cafe Ziferblat yang didirikan di London, 338 Old Street. Ziferblat ini sebenarnya cabang dari Cafe berkonsep serupa dari Rusia. SLogan dari Cafe ini adalah ” Everything is free inside except the time you spend there” , Yup di Cafe ini makanan dan minuman nya free , anda bisa dengan bebas mengambil makanan dan minuman sepuas anda atau sebanyak yang anda mampu, namun anda harus membayar waktu tiap menit yang anda habiskan selama berada di Cafe tersebut, unik ya.

Ziferblat berarti Clock Face dalam bahasa Rusia dan Jerman, Nah gimana cara kerja Cafe ini? Saat masuk pengunjung akan mengambil jam alarm dan mencatat kapan waktu mereka masuk Cafe, Jam tersebut akan dibawa terus sampai mereka akan meninggalkan Cafe.

Di sini para pengunjung bisa menikmati makanan gratis seperti biskuit, buah dan sayuran, bahkan para pengunjung diperbolehkan untuk menyiapkan makanan di dapur lo. Tersedia juga mesin pembuat kopi bagi pengunjung yang ingin meracik minuman kopi sendiri, unik ya.

Ivan Mitin selaku pemilik Cafe unik ini mengatakan ia mengembangkan konsep Cafe ini dengan harapan bisa memberikan atmosfir yang berbeda dari cafe-cafe yang ada saat ini. Karena sebagian besar Cafe saat ini di design sehingga orang lebih sibuk dengan laptop atau gadget ketimbang bersosialisasi dengan orang lain di cafe.

Di Ziferblat tidak ada pelayan, jadi kita tidak perlu membayar untuk pelayanan, karena semua kita yang melakukannya sendiri. Ivan juga mengatakan dengan sistem pembayaran berdasarkan waktu yang anda habiskan anda juga turut serta dalam pengembangan pembangunan Cafe ini.

Ziferblat telah memiliki 10 cabang di Rusia dan sudah berkembang ke Inggris dengan memiliki 3 cabang. Masyarakat Inggris dianggap telah siap dengan konsep Cafe unik ini. Mereka lebih mengerti konsep cafe ini dengan lebih cepat, sebenarnya lucu juga melihat orang-orang mengantri untuk mencuci piring bekas makan mereka sendiri, walaupun hal tersebut tidak diwajibkan namun dengan mencuci piring pengunjung juga menunjukkan jiwa sosial dan tanggung jawab mereka kata Ivan.

Oh iya untuk tiap menit yang dihabiskan dalam Cafe Ziferblat, pengunjung harus membayar Rp 95.000 per menit lo, selain itu cafe ini juga dilengkapi fasilitas Wifi dengan kecepatan super tinggi. Well kalo diterapkan di Indonesia bagaimana ya? rasanya memang kurang cocok ya.